Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik melalui penyelenggaraan Pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif pada 10–11 November 2025 di Ruang Sidang Departemen HI, Gedung C Lantai 3 FISIP UNAND.
Kegiatan ini menghadirkan Bapak Afrimadona, Ph.D, dosen dari Universitas Islam Internasional Indonesia dan UPN Veteran Jakarta, sekaligus Direktur Eksekutif Populi Center, sebagai narasumber utama. Selama dua hari pelatihan, peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen mendapatkan pemaparan mendalam mengenai konsep dasar penelitian kuantitatif, diskusi interaktif melalui studi kasus, serta praktik langsung penyusunan instrumen survei, input data, dan analisis statistik.
Dalam sambutannya, Dr. Apriwan, S.Sos, MA, selaku Ketua Departemen Hubungan Internasional UNAND, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya departemen dalam membangun kapasitas penelitian mahasiswa agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan dengan perkembangan isu global.
“Metodologi yang baik adalah fondasi dari penelitian yang bermakna. Kami ingin mahasiswa HI UNAND mampu membaca dunia melalui data dan analisis yang tajam,” ujar Dr. Apriwan.
Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana penelitian kuantitatif dapat digunakan dalam studi hubungan internasional—mulai dari analisis kebijakan luar negeri hingga riset perilaku global. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, mencerminkan semangat belajar dan komitmen terhadap riset ilmiah yang berkualitas.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Departemen Hubungan Internasional UNAND berharap dapat terus melahirkan peneliti muda yang kritis, analitis, dan berbasis data, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu hubungan internasional di Indonesia.










