ASSIST HI FISIP Universitas Andalas Gelar Sharing Session Bahas Peran NGO dalam Tata Kelola Global

Andalas Institute of International Studies (ASSIST), Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas, kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Sharing Session: “Peran NGOs dalam Tata Kelola Global” pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Gedung D FISIP Universitas Andalas, Ruang D1.2. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai ini diintegrasikan dengan perkuliahan Mata Kuliah Tata Kelola Global, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, ASSIST menghadirkan Robi Kurnia, Marketing Communication Manager United In Diversity Foundation, sebagai narasumber. Dengan pengalaman profesional di bidang komunikasi strategis dan kolaborasi lintas sektor, narasumber membagikan wawasan mengenai bagaimana Non-Governmental Organizations (NGOs) berperan sebagai aktor penting dalam tata kelola global, khususnya dalam menjembatani kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan organisasi internasional dalam menghadapi berbagai isu global.

Dalam sesi pemaparan materi, peserta diajak memahami dinamika perkembangan tata kelola global yang tidak lagi hanya didominasi oleh negara sebagai aktor utama. Kehadiran NGO dipandang semakin strategis dalam mendorong advokasi kebijakan, pelaksanaan program pembangunan berkelanjutan, perlindungan hak asasi manusia, penguatan demokrasi, penanganan perubahan iklim, hingga respons terhadap berbagai tantangan kemanusiaan lintas negara. Berbagai contoh praktik terbaik (best practices) yang disampaikan narasumber memberikan gambaran nyata mengenai kontribusi organisasi masyarakat sipil dalam membangun tata kelola global yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Berbagai pertanyaan kritis mengenai hubungan antara NGO, pemerintah, organisasi internasional, serta tantangan yang dihadapi organisasi non-pemerintah dalam menjalankan misinya menjadi bagian dari diskusi yang memperkaya pemahaman peserta terhadap materi perkuliahan. Antusiasme mahasiswa menunjukkan tingginya minat terhadap isu-isu global kontemporer yang berkaitan dengan diplomasi non-negara dan tata kelola internasional.

Integrasi kegiatan ini dengan Mata Kuliah Tata Kelola Global merupakan salah satu bentuk implementasi pendekatan experiential learning yang diterapkan Departemen Hubungan Internasional Universitas Andalas. Melalui kehadiran praktisi dari lembaga yang memiliki pengalaman langsung di tingkat nasional maupun internasional, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan konsep-konsep teoritis yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Penyelenggaraan Sharing Session ini juga mencerminkan komitmen ASSIST sebagai pusat kajian di bawah Departemen Hubungan Internasional Universitas Andalas dalam menghadirkan ruang diskusi akademik yang adaptif terhadap perkembangan isu global. Melalui forum seperti ini, ASSIST terus berupaya memperkuat budaya akademik, mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi, serta meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami berbagai fenomena hubungan internasional dari perspektif multidisipliner.

Departemen Hubungan Internasional FISIP Universitas Andalas mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan berharap forum akademik serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kehadiran praktisi dari berbagai institusi diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat kompetensi akademik, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan analitis, berpikir kritis, dan siap berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan global.

Melalui kegiatan ini, ASSIST dan Departemen Hubungan Internasional Universitas Andalas kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan isu-isu internasional, sekaligus membekali mahasiswa dengan perspektif global yang dibutuhkan untuk menjadi calon profesional dan pemimpin masa depan.

WRITER :
CHINTYA FARIDA MEILANI, S.Kom