Dosen Departemen Hubungan Internasional FISIP UNAND Ikuti Lokakarya Penyusunan Proposal Kerja Sama ASEAN Tahun 2026

Dosen Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas, mengikuti Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Lokakarya Penyusunan Proposal ASEAN Cooperation Projects and Trust Funds yang diselenggarakan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Setditjen KSA Kemlu RI) pada 6–7 Juli 2026 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta dapat mengikuti secara luring maupun daring.

Keikutsertaan Departemen Hubungan Internasional dalam kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas terpilihnya abstrak Pusat Studi ASEAN Universitas Andalas berjudul “ASEAN Conference on Digital Economy and MSME Empowerment” pada seleksi ASEAN-ID Call for Abstracts untuk Simposium Nasional Pusat Studi ASEAN Tahun 2026. Proposal tersebut dinyatakan lolos ke tahap penyusunan proposal lanjutan sehingga memerlukan pendampingan teknis dari Sekretariat ASEAN.

Dalam kegiatan ini, Departemen Hubungan Internasional diwakili oleh:

  • Dr. Muhammad Yusra, S.IP., M.A.

Mengikuti lokakarya sebagai peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai penyusunan proposal kerja sama ASEAN yang sesuai dengan standar penilaian ASEAN Cooperation Projects and Trust Funds. Materi yang diberikan mencakup penyusunan konsep proyek, pengembangan proposal, mekanisme pendanaan, serta strategi agar proposal memenuhi kriteria evaluasi yang diterapkan oleh Sekretariat ASEAN, negara-negara anggota ASEAN, maupun mitra eksternal ASEAN.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, diharapkan kapasitas dosen Departemen Hubungan Internasional dalam menyusun proposal kerja sama internasional semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan program-program kolaboratif yang kompetitif di tingkat regional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Departemen Hubungan Internasional FISIP Universitas Andalas dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional, meningkatkan kontribusi akademik terhadap isu-isu kawasan ASEAN, serta mendorong keterlibatan aktif sivitas akademika dalam pengembangan program yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan kawasan.

WRITER :
CHINTYA FARIDA MEILANI, S.Kom